Wakil Ketua III, Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Flores
Marius Payong Patty menegaskan, perjuangan seluruh rakyat Flores dan
Lembata untuk menjadikan daerah ini sebagai provinsi baru dipresdiksikan
harus terwujud paling lambat tahun 2017
“Dalam Kongres Rakyat Flores dan Lembata di Bajawa akhir Pebruari
lalu, sudah disepakati bahwa perjuangan untuk menjadikan Flores Provinsi
harus terwujud paling lambat tahun 2017 mendatang. Ini tekad kita
bersama,” kata Marius dalam pertemuan dengan masyarakat di desa Horawura
dan Lite, kecamatan Adonara Tengah, Sabtu (8/3
Marius yang juga ketua DPRD Flotom ini mengatakan, dalam Kongres di
Bajawa itu telah di-revitalisasi kepengurusan P4F sehingga kepengurusan
yang baru itu diharapkan bekerja serius mengemban amanat masyarakat
Flores dan Lembata tersebut.
Dia menjelaskan, pembentukan provinsi Flores tidak hanya sekedar
bertujuan pendekatan pelayanan publik, tetapi juga bagi percepatan
pembangunan serta pertumbuhan ekonomi yang bermuara pada peningkatan
taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
Karena itu kata Marius,Kongres Rakyat Flores, Lembata itu digelar
untuk membangun kesepahaman dan menyatukan komitmen bersama tentang
percepatan upaya pemenuhan syarat formal usulan pembentukan provinsi
Flores dengan merujuk pada ketentuan PP 78 tahun 2007,”katanya.
Marius menegaskan. ada tiga syarat yang harus dipenuhi dalam upaya
pembentukan provinsi Flores, dan menjadi tugas P4F kedepan adalah
menyelesaikan syarat administratif, teknis dan syarat fisik
kewillayahan.
Kedepan ini kata Marius, P4F akan berusaha untuk memenuhi
syarat-syarat administratif tersebut mulai dari meminta dukungan
masyarakat mulai dari mendapatkan keputusan BPD untuk desa, dan forum
komunikasi kelurahan untuk kelurahan yang menjadi cakupan wilayah
pembentukan provinsi Flores.
No comments:
Post a Comment